Banner IDwebhost

Sosialisasi Program PTSL, Kejari Blora : Kades Dilarang Lakukan Pungutan

Foto:Pihak Kejaksaan ,Kepolisian dan Kodim saat memberikan Sosialisasi PTSL

Sapujagad.net Blora – Meski pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sudah dianggarkan oleh pemerintah, namun tidak sepenuhnya gratis.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejaksaan Negeri Blora, Imam Tauhid saat menghadiri Sosialisasi dan Persiapan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Blora, Kamis (12/12/2019).

“Pelaksanaan PTSL sudah ada anggaran dari negara, jika ada pungutan dinamakan pungli,” ucap Imam Tauhid.

Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa meski tidak sepenuhnya gratis, namun ada biaya yang ditanggung pemohon.

“Memang tidak sepenuhnya gratis, ada biaya yang ditanggung pemerintah dan ada pula biaya yang ditanggung masyarakat (pemohon). Pelaksanaannya harus sesuai prosedur, semua harus jelas,” imbuhnya.

Dirinya menyontohkan biaya yang dibebankan kepada masyarakat yang tidak ditanggung oleh pemerintah.

“Biaya yang ditanggung masyarakat atau pemohon berupa patok, surat pernyataan bermaterai, biaya saksi-saksi, dan lain sebagainya dan ini harus dimusyawarahkan bersama terlebih dahulu,” kata Imam.

Imam menegaskan agar para kepala desa tidak mempersulit pemohon.

“Kepada para kepala desa jangan mempersulit (pemohon), karena program ini sesuai arahan Presiden. Ini program pemerintah pusat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPN Blora, Sugeng Purwadi menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Polres Blora, Kodim 0721/Blora dan kejaksaan agar pelaksanaan program PTSL berjalan aman.

“Sengaja kami mengundang narasumber dari Polres Blora, Kodim dan kejaksaan agar para kades yang mengajukan program PTSL tidak ada yang tersangkut masalah,” ujar Sugeng.
(Heri sapujagad , Z Arifin)