Banner IDwebhost

Penganiayaan Wartawan Media Lintas News Magazine, Segera Lakukan langkah Hukum

Poto wartawan : korban bernama Palguna

Sapujagad.Net - Cirebon – Wartawan Lintas News Magazine menjadi korban kekerasan oleh salah satu warga dari Desa Wanakaya Kec.Gunung jati, kamis (16/1/2020). Dia mendapat kekerasan setelah miskomunikasi dengan salah satu warga saat memantau pengerjaan di proyek pembetonan jalan di Desa Gesik Kec.Tengah Tani.

Peristiwa ini terjadi usai dirinya memantau pengerjaan rabat beton jalan gesik Saat itu ada miskomunikasi pada tersangka,saya kenal betul sama tersangka tapi tidak tau tiba tiba saya di pukul saja.. sekali, sama tangan dan mengenai bibir bagian atas mengakibatkan sobek dan berdarah pada bibir bagian atas,sahutnya saat di temui rekan rekan media untuk memberikan suport moril terhadap rekan se profesi saat melayangkan laporan tindak panganiyaan ke polsek kedawung cirebon,harapnya kasus ini segera di proses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian ini tidak terulang kembali ke rekan rekan wartawan lainya saat tugas di lapangan,tidak ada lagi wartawan menjadi korban kekerasan preaman

Pelaku saat itu langsung meninggalkan TKP,Saat setelah wartawan terpukul dan berdarah.

Sementara Itu Anggota Polsek Kedawung Cirebon Aiptu Kristiyono,membenarkan adanya laporan dari sdr.Naya Palgunadi tentang kejadian tindak pidana penganiyayaan atau penganiyaan ringan yang di lakukan oleh sdr MD dari desa wanakaya di wilayah hukumnya,selanjutnya kita akan melakukan olah TKP nya,dan kita Akan cari pelakunya agar bisa mempertanggung jawabkan perbuatanya melawan hukum,sahutnya

Toto,kuwu Desa Wanakaya tentunya merasa perihatin atas kejadian tersebut bagaimana pun juga,rekan media Palguna dari Lintas News Magazine itu adalah rekan media Pemdes kita,nanti kita mintai keterangan pelaku apa masalah sesungguhnya,karena saya juga baru mendengar jadi tidak tahu persis kejadianya,imbuhnya saat di temui rekan media cirebonraya.com. (Red)

Editor : Yoel

author
No Response

Leave a reply "Penganiayaan Wartawan Media Lintas News Magazine, Segera Lakukan langkah Hukum"