Banner IDwebhost

Berantas Rabies, Kementan Gelar Bimtek PHMS Di Sulawesi Tengah

Banner IDwebhost Banner IDwebhost

SULTENG, SAPUJAGAD.NET - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, menggelar Bimbingan Teknis Penanggulangan PHMS (Penyakit Hewan Menular Strategis) (02-05 September 2019 bertempat di Hotel Jazz, Jalan Zebra II No.11 Palu-Sulawesi Tengah.

Bimtek PHMS sangat penting karena di Sulawesi Tengah termasuk dalam daftar daerah yang endemik rabies, sehingga dibutuhkan penanganan dan pengendalian secara menyeluruh dan konferehensif melalui pendekatan dengan prioritas daerah tertular melalui surveilans, sosialisasi, vaksinasi.

Jumlah peserta Bimtek kali ini diikuti sebanyak 35 orang yang berasal dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulteng, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kabupaten Banggai, dan Kabupaten Banggai Laut.

Hadir dalam acara tersebut dari Direktorat Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Drh. Pudjiatmoko, Ph.d, Drh. Ermawanto, Drh. Dollik Donando. Dalam acara Bimtek PHM juga mengundang narasumber: drh. Endri Baharianto dan drh. Irfan Fazar Ramadhan.

BACA JUGA: 

Hadir juga Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah: Ir. Maya Malania Noor, MT di dampingi Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Ir. Greesje Kuhu, M.Si dan Kepala Seksi Keswan Sri Utami Dewi, S.Pt, M.Si.

Kepala Dinas Perkbunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah: Ir. Maya Malania Noor, MT dalam sambutannya memaparkan “Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) merupakan penyakit yang dapat memberikan dampak buruk secara ekonomi, sosial, dan politik. Untuk itu masyarakat perlu tahu adanya penyakit tersebut. Ada lima penyakit PHM yang ada di Indonesia yaitu : Rabies Anthrax, Brucellosis, Avian Influenza, Hog Cholera” paparnya.

Ibu Maya juga menambahkan dalam sambutannya, WHO telah menyatakan bahwa rabies merupakan salah satu zoonosis yang sangat mengancam dan berbahaya bagi kehidupan manusia serta termasuk dalam penyakit yang wajib dilaporkan dan juga penyakit hewan menular.

Penyelenggaraan Bimtek PHMS, ujar Ibu Sri Utami Dewi SPt., Msi sebagai kepala seksi kesehatan hewan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas serta kompetensi SDM dalam penanggulangan penyakit Hewan Menular Strategis, kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Diharapkan ditahun mendatang Sulawesi Tengah dapat menekan kasus penyakit hewan menular.

Dalam kesempatan yang sama dari Direktorat Kesehatan Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan juga menjelaskan, “Sasaran penyelenggaraan Bimtek PHMS adalah melatih para petugas agar menambah pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan dalam melaksanakan tugas. Serta langsung terjun ke lapangan vaksinasi masal di wilayah yang sudah ditentukan” jelas drh. Dollik Donando, Tim dari Kementan, kepada awak media.

Bimtek tersebut akan dilanjutkan dengan praktek lapangan. Nantinya, peserta Bimtek akan mendatangi beberapa wilayah dan praktek lapangan serta vaksinasi. Pungkas dokter hewan yang nyentrik dan semangat bertugas. (Red/Sapujagad.net)

Related Search

    Banner IDwebhost
    author
    No Response

    Leave a reply "Berantas Rabies, Kementan Gelar Bimtek PHMS Di Sulawesi Tengah"